Tidak kah kau lihat kita diambang kehancuran
Pakistan menyerang Afghanistan
Amerika dan Israel membombardir Iran
sepulang dari Board Of Peace yang katanya mewujudkan
perdamaian
alangkah lucunya inisiator perdamaian
adalah biang kekacauan

Oh tuan
betapa malangnya kita
disaat negeri lain tak ingin
diinjak harkat dan martabatnya
pemimpin kita justru menjual data
rakyatnya

Oh tuan
sungguh malang nian
nasib negara diobral habis-habisan
entah apa yang dipikirkan
oleh para pemimpin
tanda tangan perjanjian
yang tak masuk akal

Oh tuan
masihkah negeri ini punya kedaulatan?
bukankah negeri ini sudah terjajah?
bukankah negeri ini sudah tertundukan?
meski tanpa peperangan.

Sumber photo : unsplash.com




Yaa... Tuhan... 
betapa mudahnya negeri kami
kalah?
negeri yang katanya heroik dan ksatria
menyerah?

Apa ini strategi?
bukankah ini tragedi?
atau memang tak punya harga diri?
atau memang otakku saja yang dangkal?

Dalam negeri, investor lari
tak percaya diri
Hutang menggulung
Index saham tranding halt, terbakar
Kurs Rupiah anjlok tak bernilai
Emas membumbung
tinggi sekali
Crypto hancur lebur
Bunga kredit merangkak naik
mencekik

Berperang dengan gaji pas-pasan
melawan membengkaknya kebutuhan
dompet tipis, terkapar
di-uppercut banyaknya pengeluaran

Yaa... Tuhan... 
ditengah situasi, penuh kekacuan ini
mana mungkin aku sempat memikirkan
percintaan.

Bungo, 28 Februari 2026