Sedari awal aku tahu
Desas-desus perihalmu
bahkan perihalnya yang dahulu

Tampan
Rupawan

Cerdas
Badas

Berpangkat
Oh, tentu saja memikat

"Persetan" ku ucapkan
Merangsek masuk meski tanpa hitungan
Bermodal tekad dan keberanian

"Kau tak kan dimenangkan"
bisik kawan mengingatkan

Peduli apa
tekad telah menyala
memulai alur cerita
walau penuh luka
tetap kukuh
ku tempuh

Setiap hari rasanya adalah siksa
Tangan mengenggam bara
Membiarkan diri amnesia
dalam candu tentang sosoknya
seperti opium, ganja atau sejenisnya

sumb photo : unsplash.com




Bodohnya terus berharap
Padahal responnya senyap

Kontak whatsapp tanpa nama
Photo profil abu-abu warnanya
Pesan ceklis dua
Tanpa balas apa-apa

Kau ini opium, ganja atau sejenisnya?
buatku candu sampai tergila-gila
Sakitku tak terasa
bahkan tak bersisa

Dalam kegilaan 
mantra-mantra ku rapalkan
mengetuk pintu-pintu kebuntuan

Dalam ratapan
do'a-do'a ku langitkan
mendobrak takdir yang tidak direncanakan

Meski aku tak dimenangkan
tetap ku usahakan

Ini bukanlah
hal mudah

Merubah
alur kisah

aku percaya
bisa

Bungo, 27 Februari 2026