Sumb photo : unsplash.com


Kelirunya aku jatuh rasa
Terlalu cepat memberi isyarat

Mana mungkin memanipulasi
Bagimu mungkin aku seorang hipokrit

Salah langkah
Menciptakan rentetan masalah

Urusannya semakin rumit
dan kau mulai menyadari
Beranjak pergi melarikan diri

Rasa itu tertinggal kehilangan wadah
Sisa sial dan sumpah serapah

Termangu
Gagu
dalam pilu

Kau benar dengan penuh sadar
Lari dariku untuk dapat yang lebih berbinar




Entah apakah kau menyesal
Pernah mengenal
Aku yang bebal
Aku yang banal

Meski bagiku kau inspirasi
atas sederet bait puisi
Menghidupkan aksara-aksara mati
Sekaligus melahirkan sajak-sajak tak terperi

Benar aku seorang hipokrit
Tentu, sesuai dugaanmu

Bungkus indah bernama pertemanan
adalah omong kosong berkelit
Padahal, ku simpan perasaan
menjadikannya semakin rumit.

Tak tahu
Dimana kini kau berada
Ku harap kau baik-baik saja

Terimakasih telah sejenak datang
Aku senang berdiskusi panjang
Setidaknya kita sempat berbincang

Dan itu sangat berharga
Bahwa aku pernah bertemu
seorang perempuan luar biasa
kan ku ceritakan itu
nanti pada anak cucu

Bungo, 26 Desember 2025